Mendung yang mengawali hari ini membuat suasana Jakarta begitu syahdu, adem dan menggairahkan. Air yang kusentuh pun seakan-akan ikut menggambarkan suasana pagi ini yang begitu jarang didapat. Udara yang ku belah pagi ini pun ikut-ikutan menerpa wajahku begitu terasa menyegarkan. Hati ini begitu mengebu-gebu untuk segera sampai ditempat tujuan, kemacetan kota Jakarta yang hampir tiap hari kualami, tidak membuatku jadi senewen. Sungguh saya seorang manusia yang beruntung sekali bisa menikmati suasana dan rasa ini.Lelaki itu memalingkan wajahnya dan berkata ”jangan kau ragu dengan kebenaran, lakukanlah!!”, kutemui laelaki ini dalam sebuah tempat yang aku lupa nama tempat itu tapi aku tak akan pernah lupa dengan perkataannya.Tertulis dilayar HP (handphone) kata-kata yang diucapkan lelaki itu. Aku kembali mengingat siapa lelaki yang mengucapkan kata-kata itu, tapi wajah yang muncul di ingatanku ternyata …kota jakarta itu kubelah dengan perasaan yang menggebu-gebu,aku sendiri yang ternyata mengucapkan kata-kata tersebut. Ya lelaki itu ternyata diriku sendiri, hari ini kuawali hari dengan suasana jakarta yang ersa adem dan syahdu.Kini ku harus berdiri pada kebenaran, kini aku harus berdiri pada kenyataan, kini aku berdiri pada diriku sendiri serta hati yang akan menuntun menuju kebahagian.Kekalahan-kekalahan dimasa lalu hanyalah sebuah percikan yang mengobarkan jiwa ini. Jakarta kota  yang besar tapi hatiku masih jauh lebih luas dan dalam. Udara hanyalah bagian dari serpihan-serpihan semangat dan harapanku yang beredar di ruang bumi ini. 

Advertisement